Jalan Provinsi Rusak, Bupati Jadi Sasaran Keluhan

PURBALINGGA, HUMAS – Bupati Purbalingga Drs H Heru Sudjatmoko, M.Si
mengaku, menjadi sasaran keluhan masyarakat atas kerusakan sejumlah
ruas jalan. Keluhan itu melalui berbagai kesempatan, ada yang
disampaikan lisan, melalui SMS, jejaring sosial atau menuliskan
uneg-uneg di Koran. Bahkan, ada yang melakukan protes dengan menanam
pohon di jalan.
“Saya bisa memaklumi keluhan masyarakat itu.  Saya juga
maklum karena masyarakat tidak tahu soal status jalan. Meski jalan
yang rusak itu merupakan tanggungjawab Pemerintah Provinsi, namun yang
jadi sasaran ya bupati,“ ujar Heru Sudjatmoko di Purbalingga, Selasa
(30/4).
Menurut Bupati Heru, di Purbalingga ada tiga ruas jalan Provinsi yang
hampir semuanyanya mengalami kerusakan. Ruas jalan itu terdiri,
Purbalingga – Bobotsari – Karangreja; kemudian ruas Purbalingga –
Bojong – Bukateja hingga Klampok; dan ruas jalan Purbalingga –
Kalimanah – Jompo hingga Sokaraja. “Saya tidak bisa berbuat banyak
soal kerusakan jalan provinsi, disisi lain masyarakat tuntutannya
begitu jalan rusak langsung ditambal. Untuk jalan provinsi, saya hanya
bisa mengusulkan dan mendesak Pemprov agar segera menambalnya,” kata
Heru.
Heru mencontohkan, ruas jalan Purbalingga – Bobotsari yang penuh
lubang di beberapa bagian, belakangan sudah mulai ditambal.  Pemkab,
lanjut Heru, melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) harus mendesak Dinas
Bina Marga Provinsi Jateng beberapa kali agar jalan berlubang ditambal
lebih dahulu sehingga tidak membuat celaka pengguna jalan. “Ruas jalan
itu rencananya akan ditingkatkan, dan beberapa jembatan juga akan
dilebarkan. Saat ini masih dalam proses pelelangan di Pemprov,” kata
Heru yang juga calon wakil Gubernur Jateng 2013 – 2018 ini.
Heru meminta kesabaran masyarakat atas kerusakan jalan itu. Hal ini
karena mekanisme penggunaan anggaran yang harus diikuti sesuai
ketentuan peraturan yang berlaku. “Soal keluhan masyarakat, saya paham
dan bisa sangat memaklumi, namun tentu semua membutuhkan proses.
Kepengine sih nek ora lewat proses, saiki rusak, sesuk langsung tek
dandani (Inginnya sih, jika saat ini rusak, besoknya sudah langsung
diperbaiki-red),” kata Heru.
Heru memastikan, sejumlah ruas jalan rusak yang menjadi tanggungjawab
Pemerintah Kabupaten akan segera diperbaiki. “Saat ini baru 20 ruas
jalan yang sudah ditandatangani kontraknya, kontrak lainnya segera
menyusul. Setiap proses lelang paling tidak membutuhkan waktu sekitar
40 hari,” kata Heru sembari mencontohkan perbaikan ruas jalan antara
Bobotsari – Karangmoncol – Rembang.
Secara terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Purbalingga Ir
Sigit Subroto, MT mengungkapkan, pada tahun 2013 ini  Pemkab
menyiapkan anggaran sekitar Rp 93,2 miliar untuk membenahi
infrastruktur jalan dan jembatan. ”Selain 20 kontrak pekerjaan fisik
yang telah ditandatangani, kontrak lainnya masih dalam tahap persiapan
di konsultan perencana, dan selanjutnya akan segera dilelang melalui
Unit Layanan Pengadaan (ULP). Untuk jalan yang sudah rusak dan
mendesak diperbaiki, sementara kami perbaiki dengan menggunakan
anggaran rutin pemeliharaan jalan,” kata Sigit Subroto.
Sigit merinci, sejumlah ruas jalan yang akan dilakukan pemeliharaan
antara lain  ruas jalan Karangjambu – Jingkang,  Bancar – Jatisaba,
Gunungwulued – Karanggondang (Rembang),  Sirandu – Karangjambu,
Sumampir – Curug Karang, Bobotsari – Limbasari, Bantarbarang –
Kecombron, Jl Goentur Darjono – Kalikabong, Bukateja – Kutawis,
peningkatan jalan Mewek – Grecol – Kalimanah  dan puluhan ruas jalan
lainnya.
”Untuk mendukung sarana prasarana menuju calon bandara Wirasaba, juga
dilakukan peningkatan jalan Panican – Kembangan yang juga dilakukan
pelebaran jalan, ruas jalan Bojong – Penican, dan pemeliharaan jalan
Wirasaba – Kemangkon,” kata Sigit.
Pembangunan jembatan Linggamas, tambah Sigit, juga akan dilanjutkan
pada tahun ini  dengan pagu anggaran Rp 7,5 miliar. Pembangunan
lanjutan jembatan Linggamas dari sisi wilayah Desa Kedungbenda,
Kemangkon. Sedang dari sisi wilayah Banyumas dianggarkan oleh Pemkab
Banyumas.
”Sejumlah jembatan juga akan dibangun seperti penggantian jembatan
Kali Ponggawa Karanggambas Padamara senilai Rp 2,8 miliar, penggantian
jembatan Tlahab Lor Karangreja,  perbaikan jembatan Kali Karang ruas
jalan Rajawana – Rembang, pelabaran jembatan Kali Kuning pada ruas
Bobotsari – Karanganyar, dan perbaikan jembatan gantung Kali Klawing
pada ruas jalan Banjaran – Sindang,” rinci Sigit. (Humas/y)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *