Masyarakat Desa Bantarbarang Swadaya Bangun Jembatan Gantung

Wabup Drs Sukento Ridho Marhaendrianto MM saat peletakan batu pertama pembangunan tiang pancang jembatan gantung di tepi Sungai Gintung (2)

PURBALINGGA, HUMAS – Harapan warga Desa Bantarbarang Kecamatan Rembang untuk mengolah lahan perkebunan/ladang di seberang Kali Gintung tanpa khawatir melewati derasnya arus sungai saat musim penghujan tiba akan segera  terwujud, seiring dengan pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan pemukiman warga dengan lahan yang dimilikinya di seberang sungai desa tersebut.

Selama ini warga masyarakat setempat yang mempunyai lahan perkebunan di seberang desa harus berjuang melawan derasnya arus sungai untuk bekerja menuju ke ladang mereka dengan resiko terbawa arus saat musim penghujan.

“Warga desa kami selama bertahun-tahun harus menantang derasnya arus Sungai Gintung melalui berbagai resiko untuk bekerja mengolah lahan perkebunan yang terletak di seberang sungai, sehingga masyarakat setempat yang mempunyai lahan diseberang sungai membuat gagasan bersama warga untuk membangun jembatan penghubung,” kata Kepala Desa Bantarbarang Ludjeng Wargo S saat mendampingi Wakil Bupati Purbalingga Drs Sukento Ridho Marhaendrianto MM pada peletakkan batu pertama pembangunan tiang pancang jembatan gantung hasil swadaya masyarakat di tepi Sungai Gintung desa Bantarbarang Kecamatan Rembang Jumat (29/11).

Ludjeng juga menuturkan kesulitan yang dialami sebagian warga desa yang mempunyai lahan diseberang sungai sudah berlangsung bertahun-tahun, dan warga mendambakan aksesibilitas menuju ke lahan perkebunan untuk bercocok tanam tanpa harus dibayangi ketakutan derasnya arus sungai Gintung saat meluap di musim penghujan.

“Aksesibilitas warga yang mempunyai kebun diseberang sungai mengalami kesulitan ketika musim penghujan tiba, keadaan ini sudah berlangsung bertahun-tahun dan warga mendambakan ketenangan saat akan berangkat  bercocok tanam tanpa harus dibayangi ketakutan saat melintasi derasnya arus sungai Gintung,”tuturnya

Untuk bepergian menuju  ke ladang saat ini warga hanya mengandalkan jembatan darurat yang terbuat dari kayu pohon pinang yang dirangkai seperti rakit kemudian  dihubungkan antara bebatuan besar  yang ada ditengah sungai.

Kades Bantarbarang sangat bangga dan mengapresiasi atas inisiatif warga yang bergotong royong, bahu membahu secara swadaya dari masyarakat setempat sehingga terkumpul dana sebesar Rp 22 Juta dari total dana yang dibutuhkan kurang lebih sekitar Rp 150 juta. Dia juga berharap dengan terealisasinya pembangunan jembatan tersebut akan mampu mepermudah kesulitan para petani untuk bercocok tanam yang selama ini mengandalkan jembatan kayu tersebut saat menuju ke ladang.

Wakil Bupati Purbalingga Drs Sukento Ridho Marhandrianto MM dihadapan warga Desa Bantarbarang mengatakan, dirinya bangga dan mengapresiasi atas inisiatif warga masyarakat yang secara swadaya mampu mengumpulkan dana untuk pembangunan jembatan gantung tersebut tanpa harus meminta kepada pemerintah.

Dia juga berharap semoga dengan terealisasinya pembangunan jembatan tersebut, mampu mengangkat perekonomian dan memberikan kemudahan para petani untuk bercocok tanam serta mempermudah akses para petani ke ladang.(Humas-Key)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *