Jelang Berakhir Masa Jabatan, Berbagai Pembangunan Infrastruktur Terus Berlanjut

DSC_0688
PURBALINGGA, HUMAS – Menjelang berakhirnya duet kepemimpinan Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto, dan Wakil Bupati (wabup) Purbalingga Tasdi yang akan berakhir pada Tanggal 27 Juli mendatang. Berbagai sarana prasarana (sarpras) untuk menunjang kepentingan masyarakat seperti jembatan, saluran irigasi dan lain sebagainya akan segera direalisasikan pembangunannya.

“Mengakhiri masa jabatan kami di tahun 2015 ini, pembangunan jembatan Bantarbarang-Sumingkir, jembatan Sungai Gintung Dukuh Limus Desa Karangbawang Kecamatan Rembang dan jembatan Gatot Subroto Desa Karangtengah Kecamatan Kertanegara, akan segera direalisasikan,”terang Bupati Purbalingga, saat menyampaikan pidato Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Purbalingga Akhir Masa Jabtan Tahun 2010-2015 di Ruang Rapat Paripurna Dewan Perawkilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purbalingga, Jumat (27/2).

Kento menambahkan, selain jembatan, pembangunan salura irigasi bendung Slinga Desa Slinga Kecamatan Kaligondang juga akan dilanjutkan. Saat ini naskah kesepakatan bersama dengan naskah perjanjian kerja sama pembangunan telah ditandatangani.

“Bersama Pemerintah Pusat, Pemerintah Propinsi (pemprov) Jawa Tengah, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga sudah menandatangani perjanjian tersebut. Apabila pembanguna ini terwujud, maka kurang lebih 6.696 hektar sawah di Purbalingga akan terjamin pasokan airnya melalui irigasi teknis,”jelasnya.

Menurutnya, dampak selanjutnya dari pembangunan tersebut adalah, pembangun pertanian di Purbalingga akan lebih terjamin. Serta posisi Purbalingga sebagai salah satu kontributor kedaulatan pangan nasional dapat eksis secara berkelanjutan,”tegasnya.

Selanjutnya, sambung Kento, yang tidak kalah pentingnya adalah harapan akan terwujudnya pembangunan dan operasionalisasi Pangkalan Udara (Lanud) Wirasaba menjadi lapangan udara komersial.

“Apabila fasilitas perhubungan ini terwujud, diharapkan akan semakin membuka aksesibilitas wilayah Purbalingga secara nasional berserta wilayah yang melingkupinya yakni Kabupaten Wonosobo, Banjarnegara, Pemalang, Banyumas, Kebumen serta sebagian daerah pantai utara (pantura) Jawa Tengah,”terangnya.

Menurutnya, dengan meningkatnya aksesibilitas wilayah tersebut, diharapkan membawa berkah tersendiri yang dapat semakin mendorong peningkatan kemajuan ekonomi bagi warga Purbalingga.

“Cita-cita dan pengharapan ini harus terus dikawal perwujudannya. Karena pada tahun 2014, telah terwujud komitmen bersama antara pemkab sekitar, pemprov Jawa Tengah serta pemerintah pusat melalui Kementrian Perhubungan dan jajaran TNI Angakatan Udara. Bahkan Presiden Jokowi saat pertemuan informal dengan kami pada akhir tahun 2014 di Banjarnegara, beliau sudah memberikan sinyal positif untuk mendukung perwujudan komitmen pembangunan tersebut dengan kesiapan/kesanggupan dukungan pembiayaanya,”ujarnya. (Sukiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

bapem © 2014 Frontier Theme